+62-818-1880-9990

5 Jenis Kontrak Kerja di Jepang, Wajib Tahu Sebelum Melamar!

jenis kontrak kerja di jepang



Saat memutuskan untuk bekerja di Jepang, penting banget buat tahu berbagai jenis kontrak kerja yang ada. Setiap jenis kontrak punya aturan, durasi, dan keuntungan yang berbeda-beda, mulai dari kerja part time, pegawai kontrak, hingga karyawan tetap.

Dengan memahami perbedaan tiap jenis kontrak, kamu bisa lebih siap memilih yang paling cocok untuk kariermu di Jepang. Yuk, kita bahas lebih lanjut tentang berbagai jenis kontrak kerja di Jepang dan apa saja kelebihan serta kekurangannya!

1. Arubaito / Pekerja Part Time

    Arubaito atau part time merupakan pekerjaan yang gajinya dihitung per jam. Umumnya, pencari jenis pekerjaan ini adalah Arubaito atau kerja part time di Jepang biasanya dihitung per jam. Pekerjaan ini banyak dicari oleh pelajar yang butuh tambahan uang buat biaya hidup.

    Selain itu, ibu rumah tangga yang berhenti kerja karena punya anak pertama juga bisa coba arubaito kalau mau kembali ke dunia kerja. Umumnya, kerja part time di Jepang punya jam kerja yang lebih singkat dibandingkan kerja full time.

    • Keuntungan

    Kerja part time itu enak banget, karena kamu bisa atur sendiri jadwal kerjamu tiap minggu. Kamu bebas pilih kapan mau masuk atau libur, jadi lebih fleksibel. Selain itu, upah per jam di Jepang bervariasi tergantung lokasi kerja, tapi pastikan gaji yang kamu terima sesuai standar, ya! Kalau kerja lewat jam 10 malam, gajimu bakal naik 25%.

    Ada juga keuntungan lain seperti dapat biaya transportasi, tapi biasanya ada batasannya.

    • Kerugian

    Salah satu risiko kerja part time adalah kamu bisa kehilangan hak tertentu. Misalnya, kalau kamu sakit pas hari kerja, ya gajimu nggak akan dibayar.

    2. Haken Shain / Karyawan Temporer

      Haken shain adalah pegawai yang dikirim oleh agen, bukan langsung dipekerjakan perusahaan. Ada dua tipe haken shain di Jepang.

      • Haken Shain Sementara

      Tipe pertama adalah pekerja yang cuma punya kontrak sementara, bisa cuma satu atau dua hari kerja. Misalnya, hari ini kerja di supermarket, besoknya di restoran. Jadi, nggak ada kerjaan tetap. Kalau perusahaan suka sama hasil kerja kamu, mungkin bakal dipanggil lagi. Tapi kalau nggak, ya nggak dipanggil lagi. Sistem gajinya mirip part time, tapi biasanya bayaran lebih tinggi dan juga dapat biaya transportasi. Soal asuransi dan liburan, tergantung kebijakan perusahaan.

      • Haken Shain Permanen

      Ada juga haken shain yang punya kontrak lebih permanen. Mereka biasanya kerja shift, tapi maksimal cuma bisa 3 tahun di satu perusahaan. Kalau habis kontrak, agen bakal cariin kamu kerjaan baru. Di beberapa perusahaan, kamu bisa diperpanjang setiap 3 bulan, semacam uji coba gitu.

      Banyak orang lebih pilih jadi haken shain daripada magang karena sistem gajinya per jam dan lebih menguntungkan. Plus, kamu nggak perlu khawatir soal lembur, karena aturan kerja di Jepang udah cukup ketat soal jam kerja yang berlebihan.

      3. Keiyaku Shain / Karyawan Kontrak

        Keiyaku shain adalah pegawai kontrak di Jepang yang biasanya punya kontrak kerja pendek, mulai dari 6 bulan sampai 1 tahun. Yuk, simak kelebihan dan kekurangannya!

        • Kelebihan

        Pengadilan Jepang udah menetapkan bahwa pekerja kontrak jangka panjang punya hak yang sama dengan pegawai tetap. Jadi, kamu berhak dapetin liburan berbayar, cuti, asuransi kesehatan, dan nggak bisa dipecat sembarangan. Jepang memang negara yang melindungi hak pekerja.

        Dengan kontrak yang jelas, perusahaan nggak bisa seenaknya memutus kontrak. Gaji juga terjamin, meskipun kadang lebih baik pilih sistem upah harian atau per jam. Bonus pun ada, walaupun besarnya tergantung kebijakan tiap perusahaan.

        • Kekurangan

        Beberapa orang merasa jadi keiyaku shain kurang aman. Banyak perusahaan memperpanjang kontrak tanpa memastikan kondisi pegawai lebih stabil, dan nggak jarang kontrak nggak diperbarui. Dulu, perusahaan sering pilih pekerja kontrak karena nggak perlu kasih banyak hak, beda sama pegawai tetap yang dapat lebih banyak keuntungan.n-tahun. Namun, kemudian di kesempatan lain harus berhenti tanpa sepengetahuan pekerja. 

        4. Sheishain / Karyawan Tetap

          Jadi karyawan tetap atau seishain di Jepang adalah impian banyak orang karena menjamin stabilitas karier dan masa depan. Jepang sendiri dikenal karena sukses memperbaiki kondisi ekonominya hingga jadi salah satu negara yang paling dihormati.

          • Kelebihan

          Karyawan tetap di Jepang bisa menikmati gaji yang lebih tinggi dan fasilitas yang lebih lengkap. Kalau kamu kerja keras, gajimu bakal otomatis naik, plus ada peluang besar buat naik jabatan juga. Seishain biasanya mendapatkan berbagai tunjangan seperti asuransi kesehatan, bonus, dan pensiun.

          • Kekurangan

          Tapi, jadi seishain juga ada tantangannya. Meskipun gaji naik dan ada kesempatan promosi, sistem di Jepang cenderung mengutamakan senioritas. Jadi, kadang kamu harus sabar menunggu giliran, meskipun udah kerja keras.

          5. Tokutei Ginou / Karyawan dengan Keahlian Khusus

          Tokutei Ginou adalah jenis kontrak kerja untuk pekerja asing di Jepang yang punya keahlian khusus dalam bidang tertentu, seperti konstruksi, pertanian, atau perhotelan. Jenis pekerjaan ini cocok banget buat kamu yang punya skill dan mau bekerja di Jepang dengan durasi kontrak yang jelas.

          • Kelebihan

          Dengan kontrak Tokutei Ginou, kamu bisa mendapatkan gaji yang cukup kompetitif, dan ada fasilitas seperti asuransi serta bantuan tempat tinggal. Selain itu, kontraknya jelas dan biasanya diperpanjang jika kamu bekerja dengan baik.

          • Kekurangan

          Namun, Tokutei Ginou punya keterbatasan durasi kerja. Biasanya, kamu cuma bisa bekerja selama maksimal 5 tahun. Setelah itu, kamu perlu cari peluang lain atau kembali ke negara asal. Selain itu, ada juga persyaratan ketat untuk bahasa dan keterampilan, jadi kamu harus siap menghadapi tantangan tersebut.

          Sebelum mulai bekerja di Jepang, pastikan kamu paham jenis kontrak yang ditawarkan perusahaan. Ini penting banget buat kamu mempertimbangkan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuanmu. Nah, kalau kamu ikut pelatihan di LPK P.Y.M, nggak perlu khawatir soal kontrak kerja.

          LPK P.Y.M bakal membantu kamu siap secara skill dan pengetahuan, jadi kamu bisa lebih percaya diri saat bekerja di Jepang dan dapat kontrak yang sesuai!

          Hubungi kami langsung ya untuk konsultasi gratis!

          Leave a Reply

          Your email address will not be published. Required fields are marked *

          Program Jepang

          Artikel Populer