Jepang merupakan negara yang unggul di bidang pertanian. Bahkan negeri sakura ini banyak menyumbang penelitian serta inovasi di bidang pertanian.
Masalahnya, jumlah tenaga kerja usia produktif semakin berkurang, sebaliknya permintaan produk pertanian terus naik setiap tahun. Ini justru membuka peluang bagi pekerja asing yang mau terjun ke bidang pertanian atau nougyo.
Pemerintah Jepang juga mendukung TKI yang mau bekerja di sektor ini dengan mengeluarkan visa pekerja khusus. Pekerjaan untuk pemegang visa ini cukup beragam, mulai dari hortikultura sampai peternakan. Kamu juga bisa terlibat dalam proses distribusi produk pertanian.
Kalau kamu tertarik kerja di bidang ini, biasanya sih bakal banyak menghabiskan waktu di ladang. Selain itu, kamu bisa ikut bantu dalam proses panen, pengepakan, atau yang berhubungan dengan hortikultura. Lingkungan pertanian di Jepang memang beda dari negara lain, jadi bakal jadi pengalaman yang seru banget!
Syarat Bekerja di Bidang Pertanian / Agrikultur Jepang
Kalau kamu tertarik melamar kerja di sektor pertanian Jepang, ada beberapa syarat umum yang harus dipenuhi:
- Sertifikat JLPT N4
Syarat pertama, kamu harus punya visa Pekerja Berketerampilan Khusus, dan salah satu syaratnya adalah sertifikat bahasa Jepang seperti JFT atau JLPT.
Kalau mau kerja di bidang pertanian, kamu butuh sertifikat JFT basic level 2 atau setara dengan JLPT N4. Kalau belum punya sertifikatnya, jangan khawatir! Kamu bisa belajar bahasa Jepang dulu, karena semua instruksi kerja pakai bahasa Jepang, jadi penting banget buat menguasainya.
- Lulus Tes Keterampilan Bidang Kerja
Selain sertifikat bahasa, kamu juga harus lulus tes keterampilan bidang pertanian. Keterampilannya harus spesifik, bukan cuma keterampilan umum aja. Kalau punya background di agribisnis atau lulusan SMK pertanian, bakal jadi nilai plus yang bikin kamu lebih mudah kerja bareng petani di Jepang.
Mengapa Memilih Bekerja di Bidang Pertanian Jepang?
BKenapa sih kerja di bidang pertanian atau agrikultur di Jepang itu menguntungkan? Yuk, simak beberapa alasan berikut!
1. Sistem Pertanian yang Maju
Jepang memang jago dalam hal pertanian. Produk-produk pertanian mereka, mulai dari beras hingga buah-buahan, selalu berkualitas tinggi. Orang Jepang sangat peduli dengan kualitas makanan mereka, jadi kamu bakal bekerja dengan standar yang sangat tinggi.
2. Prospek Kerja yang Luas
Peminat produk pertanian Jepang semakin meningkat, tapi kaum muda di sana kurang tertarik terjun ke sektor ini. Nah, ini jadi kesempatan besar buat tenaga kerja asing! Pemerintah Jepang bahkan butuh sekitar 36.500 pekerja asing dalam 5 tahun ke depan. Setiap tahunnya, mereka butuh 7.300 orang di bidang pertanian, jadi prospek kerja di sini sangat terbuka lebar.
3. Gaji yang Menggiurkan
Untuk pemegang visa pekerja berketerampilan khusus, gajinya cukup menjanjikan, lho! Kamu bisa mendapatkan antara 2.000.000 hingga 4.000.000 yen per tahun. Ini tentunya jadi daya tarik besar buat kamu yang mau bekerja di Jepang.
4. Kontrak Kerja Panjang
Kontrak kerja di Jepang biasanya fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kesepakatan. Kalau kamu bekerja dalam jangka pendek, ada peluang untuk diperpanjang hingga 1 tahun. Kamu bisa ditempatkan di berbagai posisi, mulai dari lahan pertanian, pengemasan, sampai distribusi.
Meski pekerjaan di sektor pertanian di Jepang menantang, asalkan kamu punya pengetahuan dasar dan kemampuan yang dibutuhkan, kamu bisa beradaptasi dengan cepat. Jangan lupa, keterampilan khusus juga sangat membantu!
Mau terjun ke dunia pertanian di Jepang dan nggak tahu harus mulai dari mana? LPK P.Y.M bisa jadi solusi yang tepat!
LPK P.Y.M merupakan lembaga pelatihan kerja ke Jepang yang telah terakreditasi dan berpengalaman mengirimkan ribuan tenaga kerja ke Jepang. Kamu akan mendapatkan pelatihan kemampuan bahasa hingga skill yang dibutuhkan untuk kerja di bidang pertanian.
Kamu juga akan dapat bimbingan mulai dari proses pencarian kerja, pengurusan dokumen, hingga keberangkatan ke Jepang, jadi ga perlu pusing lagi deh!
Kejar impianmu untuk kerja ke Jepang! Hubungi kami untuk mengetahui lebih lanjut apa saja syarat dan prosedurnya!







Leave a Reply