+62-818-1880-9990

Program Magang Jepang (Ginou Jisshusei)

program magang jepang

Program magang di Jepang merupakan sebuah inisiatif belajar sambil bekerja yang ditujukan bagi para lulusan SMA atau setara di Indonesia.

Berbeda dengan jalur Tenaga Kerja Indonesia (TKI), program magang ini dirancang sebagai upaya pembelajaran.

Para peserta magang dianggap seperti siswa dan memiliki status trainee, yang berarti mereka tidak sepenuhnya bekerja, namun belajar sambil bekerja.

Imbalan yang diterima peserta magang bukanlah dalam bentuk gaji, melainkan disebut sebagai “teate” atau uang saku.

Sebelum berangkat ke Jepang untuk menjalani magang, seluruh peserta harus melewati proses pelatihan di Indonesia.

Pelatihan ini umumnya difokuskan pada penguasaan bahasa Jepang dan pengenalan terhadap industri di Jepang.

Apa saja syarat untuk magang di Jepang?

Syarat-syarat untuk mengikuti Program Magang Jepang adalah sebagai berikut:

  • Lulusan SMA/SMK atau setara.
  • Usia antara 18 hingga 27 tahun.
  • Kesehatan jasmani dan rohani yang baik.
  • Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita.
  • Berat badan proporsional.
  • Memiliki sikap dan mental yang baik.
  • Tidak pernah mengikuti Program Magang Jepang sebelumnya.

Berapa lama durasi magang di Jepang?

Durasi program magang ini berlangsung selama 3 tahun, namun dapat diperpanjang hingga 5 tahun jika kinerja peserta dianggap memadai.

Program ini melibatkan beberapa tahap sebagai berikut:

  • Masa Training atau Jisshusei (Bulan ke-1): Tahap awal program pemagangan di Jepang, peserta masih berada dalam tahap penyesuaian di pusat pelatihan.
  • Evaluasi Kompetensi (Bulan ke-2 hingga ke-12): Untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, peserta harus lulus ujian yang diadakan pada akhir tahun pertama.
  • Technical Intern Training (sampai tahun ke-3): Peserta dilindungi oleh Undang-Undang Perburuhan di Jepang dan diizinkan untuk melakukan kerja lembur.

Program pemagangan dapat diperpanjang hingga 5 tahun jika perusahaan dan peserta sepakat untuk melanjutkan masa praktek kerja.

Setelah melewati masa perpanjangan tersebut, peserta tidak dapat lagi memperpanjang kontrak dan diwajibkan untuk pulang ke Indonesia.

Mantan peserta magang tidak diperbolehkan kembali ke Jepang dengan status trainee, namun Anda dapat melamar kembali untuk bekerja di Jepang dengan mengurus Visa Tokutei Gino atau visa tenaga kerja dengan keahlian spesifik yang dimiliki.

Bidang pekerjaan

Berikut adalah beberapa bidang magang di Jepang:

  • Perawat Lansia (Kaigo): Mengurus keperluan pribadi orang lanjut usia yang memiliki keterbatasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
  • Agrikultur (Nougyou): Melibatkan kultivasi, panen, pengiriman, dan pemilihan produk pertanian, serta manajemen pakan dan panen produk peternakan.
  • Industri Komponen Mesin & Perkakas (Sokeizai Sangyou): Melibatkan Proses casting, forging, machining, electroplating, dan lainnya untuk pembuatan komponen mesin dan peralatan.
  • Industri Mesin (Sangyou Kikai Seizogyou): Melibatkan proses casting, machining, plating, inspeksi mesin, perakitan peralatan elektronik
  • Hospitality (Shukuhaku): Melibatkan layanan perhotelan seperti front desk dan layanan restoran.
  • Konstruksi (Kensetsugyou): Melibatkan konstruksi formwork, plastering, concrete pumping, earthwork, dan lainnya.
  • Industri Pembuatan Kapal (Zousen Hakuyou Kougyou): Melibatkan pengelasan, pengecatan, perakitan mesin kapal.
  • Perbaikan dan Pemeliharaan Mobil (Jidousha Seibi): Melibatkan inspeksi, pemeliharaan harian, dan pembongkaran serta perawatan kendaraan bermotor.

Kisaran gaji yang akan Anda dapatkan jika magang di Jepang mulai dari 105,000 Yen atau setara dengan Rp 10juta per bulan.

Tertarik untuk mengikuti program magang di Jepang? Silahkan konsultasi langsung dengan LPK PYM untuk informasi tentang Ginou Jisshusei.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Program Jepang

Artikel Populer